FUNGSI KOMUNIKASI MASSA

A. PENGANTAR: Peranan Media Massa

Komunikasi massa telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan kita. Kita menyaksikan, begitu banyak orang menjadi terkenal di ruang publik gara-gara peran serta media massa. Inul Daratista tiba-tiba menjadi selebriti yang menggemparkan panggung dangdut negeri khatulistiwa ini karena sokongan media. Setiap saat, Koran, majalah, televisi, radio dan media lainnya mengusung Inul Si Goyang Ngebor sebagai fenomena baru di kancah musik dangdut. Tidak cukup sampai di sana, Inul pun mengundang kontroversi setelah berseteru dengan Bang Haji (Rhoma Irama). Bang Haji merasa keberatan dengan goyang Inul yang bisa menaikan libido laki-laki. Lagi-lagi Inul dipotret oleh media, dan Inul semakin terkenal. Banyak orang yang simpati dan sekaligus ada juga yang mencacinya.

Dalam bidang politik, banyak juga para tokoh yang dibesarkan oleh media massa. Pada saat era informasi mulai bergema, muncul tokoh-tokoh muda seperti Andi Malarangeng, Anas Urbaningrum, dan lain-lain. Tiba-tiba kedua nama anak muda tersebut melejit “bak meteor” , dibicarakan banyak media dan banyak orang, dan ujung-ujungnya menjadi tokoh terkenal di panggung politik.

Jika mengikuti jalan pikiran Dominick (2000), fenomena terbentuknya selebriti dibidang keartisan dan pakar politik tidak terlepas dari peran yang dimainkan oleh komunikasi massa. Bahkan dalam ungkapan yang lebih ekstrem, Gamble dan Gamble mengatakan bahwa sejak lahir sampai meninggal, semua bentuk komunikasi menjadi bagian yang menyatu dalam kehidupan manusia. Komunikasi massa telah banyak mengantarkan banyak orang menjadi tokoh terkenal, menjadi fenomenal, bahkan menjadi pujaan banyak orang. Namun di sisi lain, banyak pula orang yang dibenci, dimaki dan cemooh, karena media massa, misalnya para koruptor.

B. FUNGSI KOMUNIKASI MASSA

Dalam garis besarnya, fungsi komunikasi massa di kelompokkan ke dalam dua bagian, yaitu fungsi bagi kehidupan sosial masyarakat (societal function) dan fungsi bagi individu (individual function). Kedua fungsi tersebut terjabarkan di dalam proses pengolahan, pengiriman dan penerimaan isi pesan media massa. Jika fungsi sosial lebih merujuk kepada khalayak (masayarakat umum), sedangkan fungsi individu merujuk kepada individu-individu secara khusus.

1. Fungsi Komunikasi Massa Bagi Masyarakat

Fungsi komunikasi massa bagi msyarakat dikemukakan oleh Harold Lasswell. Dalam penelitiannya, ia mengidentifikasikan tiga fungsi, yaitu: surveillance (pengawasan lingkungan), correlation (korelasi antar bagian masyarakat dalam menanggapi lingkungannya), dan transmission (transmisis warisan sosial baru dari generasi ke generasi).

a. Surveillance

Pengertian surveillance merujuk kepada pengumpulan dan distribusi informasi mengenai kejadian-kejadian yang berlangsung di lingkungan. Surveillance dibagi ke dalam dua bagian: Pertama, warning or beware surveillance (pengawasan peringatan), yaitu ketika media massa menginformasikan tentang ancaman dari bencana alam (banjir, angina topan, dll), kondisi efek yang memprihatinkan, tayangan inflasi atau adanya serangan militer.

Kedua, instrumental surveillance (pengawasan instrument), yaitu penyampaian atau penyebaran informasi yang memiliki kegunaan atau dapat membantu khalayak dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya berita tentang film apa yang sedang dimainkan di bioskop, harga-harga saham di bursa efek, produk-produk baru, perkembangan fashion, resep masakan dan sebagainya.

b. Correlation

Fungsi ini meliputi interpretasi informasi mengenai lingkungan dan reaksi terhadap peristiwa yang terjadi. Correlation juga dapat diartikan fungsi menghubung-hubungkan bagian-bagian masyarakat agar sesuai dengan lingkungannya. Fungsi ini membantu khalayak untuk lebih memahami peristiwa-peristiwa yang terjadi dengan adanya komentar-komentar dari orang-orang terkait, tokoh masyarakat dan para pengamat. Misalnya, demonstrasi mengenai kasus Munir mengundang komentar berbagai tokoh dan pengamat politik.

c. Transmission

Fokus fungsi transmission yaitu pada komunikasi pengetahuan, nilai-niulai dan norma-norma sosial dari satu generasi kepada generasi berikutnya. Nilai-nilai budaya, masalah sosial dan lain-lain dikemas dan disiarkan melalui media massa dalam beragam acara.

d. Entertainment

Fungsi ini merujuk kepada tindakan-tindakan komunikasi yang bersifat menghibur. Media massa (terutama televisi) memiliki kekuatan menghibur begitu kuat. Misalnya, orang berjam-jam menonton sinetron, kuis, atau acara-acara hiburan lainnya.

2. Fungsi Komunikasi Massa Bagi Individu

Komunikasi massa pun secara potensial memiliki fungsi bagi individu, diantaranya:

a. Pengawasan Atau Pencarian Informasi

Seseorang mencari informasi jika merasa tidak pasti terhadap sesuatu hal atau peristiwa. Misalnya, jika seseorang ingin mengetahui kepastian mengani kasus Bom Bali atau kasus pembobolan Bank BNI 46, maka media massa akan menjadi sumber informasi yang dapat memberikan nilai/sumber kepastian bagi seseorang (individu).

b. Mengembangkan Konsep Diri

Konsep diri seseorang tidaklah stagnan, melainkan orang senantiasa ingin mengembangkannya ke arah yang lebih baik. Dengan membaca surat kabar, atau menonton televisi yang berkaitan dengan pekerjaan atau hobby, maka akan memperoleh banyak pengetahuan. Dan pengetahuan tersebut dijadikan untuk mengembangkan konsep dirinya.

c. Fasilitasi dalam Hubungan Sosial

Pengetahuan atau informasi-informasi yang diperoleh dengan dari media massa dapat digunakan untuk berdiskusi, bertukar pikiran atau sebagai bahan pembicaraan dengan orang lain dalam hubungan sosial.

d. Substitusi Dalam Hubungan Sosial

Ketika menjalin hubungan sosial, seseorang akan terlibat secara psikologis dan memunculkan hubungan yang akrab. Spek-aspek psikologis yang terjadi dalam hubungan sosial sering kita dapatkan dari isi pesan media massa. Miaslnya, kita larut dalam kesedihan, bahkan sampai mengeluarkan air mata ketika menyaksikan kekejaman ibu tiri dalam sinetron. Atau kita juga begitu membenci seorang tokoh dalam sinetron, seperti tokoh Malin Kundang.

e. Membantu Melegakan Emosi

Dengan menyaksikan tayangan diskusi di media mengenai suatu masalah yang krusial dan menyangkut orang banyak akan mengurangi atau melegakan emosi. Misalnya, kita merasa lega karena pembunuh keluarga “A” dapat diiedntifikasi.

f. Pelarian Dari Ketegangan Dan Keterasingan

Jika seseorang sedang merasa tegang atau terasing, maka akan merasa tenang dan merasakan ada yang menemani jika ia menonton televisi atau menonton film.

g. Bagian Dari Kehidupan Rutin Atau Ritualisasi

Bagi sebagian orang, membaca surat kabar di pagi hari atau menyimak liputan 6 pagi menjadi sebuah keharusan. Jika sehari saja tidak membaca surat kabar atau menyaksikan berita di televisi seakan-akan ada sesuatu yang hilang dalam rutinitasnya.

C. DAMPAK KOMUNIKASI MASSA

Komunikasi massa memiliki dampak baik yang berkaitan dengan kehadirn fisik media massa tersebut mupun dengan isi pesannya.

1. Dampak Media Massa Secara Fisik

a. Dampak Ekonomis

Tak terhindarkan lagi, kehadiran media massa menimbulkan dampak ekonomis, yaitu menggerakan sektor usaha seperti produksi, distribusi dan konsumsi jasa media massa. Sebuah stasiun televisi membuka puluhan bahkan ratusan orang untuk menggantungkan hidupnya. Mislnya, membuka kesempatan untuk menjadi reporter, pengarah acara, kameraman, piñata rias, piñata tari, piñata lampu, teknisis dan sebagainya.

b. Dampak Sosial

Media massa dapat memberikan perubahan pada struktur atau interaksi sosial. Pemilikan media massa seperti televisi, majalah, surat kabar, radio sekaligus dapat meningkatkan status pemiliknya. Mereka yang berlangganan Kompas atau Republika rata-rata orang yang memiliki tingkat pendidikan tinggi. Dan sebaliknya, mereka yang membaca surat kabar Lampu Merah, biasanya orang-orang dari kelas bawah.

c. Dampak Pada Penjadwalan Kegiatan

Jadwal sehari-hari kita banyak yang berubah disebabkan oleh acara televisi. Pertandingan sepak bola yang disiarkan pada jam 2 dini hari terpakas telah merubah jadwal tidur penggemarnya. Telenovela pada salah satu stasiun televisei telah merubah jadwal harian ibu-ibu, dan sebagainya.

d. Medi Massa Sebagai Penyaluran Perasaan tertentu

Media massa seringkali digunakan oleh seseorang untuk menghilangkan perasaan tertentu, seperti kesepian, marah, kecewa, bosan dan lain-lain. Hal itu dilakukan tanpa mempersoalkan pesan apa yang disampaikan.

2. Dampak Media Massa Dari Aspek Pesan

a. Dampak Kognitif

Dampak ini terjadi bila ada perubahan pada apa yang diketahui, dipahami, atau dipersepsi oleh khalayak. Dampak kognitif berkaitan dengan penyampaian pesan yang berkenaan dengan pengetahuan, keterampilan, dan sisi kognitif lainnya oleh media. Pada era informasi ini, media massa telah menjadi “guru” yang dapat memberikan beragam pengetahuan.

b. Dampak Afektif

Dampak ini terjadi apabila pesan media massa mengubah pada apa yang dirasakan, disenanghi atau dibenci khalayak. Dampak afektif berkaitan dengan nilai, sikap, perasaan atau rangsangan emosional. Misalnya, setelah menyaksikan bencana alam di Aceh (Tsunami) timbul perasaan sedih yang mendalam, dan secara sadar berkeinginan memberikan bantuan kepada mereka yang tertimpa bencana.

c. Dampak Konatif

Dampak konatif terjadi apabila isi pesan media massa menimbulkan pola-pola tindakan, kegiatan atau perilaku nyata yang dapat diamati. Misalnya, setelah menyaksikan bencana alam Tsunami di Aceh, anda mendaftarkan diri untuk menjadi sukarekawan dan pergi ke Aceh.

Sejatinya, tidak mudah media massa mempengaruhi khalayaknya, terutama pada aspek konatif. Dampak tersebut akan terjadi secara kuat apabila ditunjang oleh beberapa kondisi, yaitu:

1. Exposure

Dampak media massa akan timbul secara kuat dan cepat apabila sebagian besar khalayak memang telah ter-exposure oleh media massa.

2. Kredibilitas

Dampak media massa akan semakin kuat apabila media massa tersebut memiliki kredibilitas cukup tinggi di mata khalayak. Kredibilitas dalam poengertian media massa tersebut dipercaya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s